Kamis, 26 Februari 2015







AKU SELALU MERINDUKANMU

Kasih
bukanlah keinginan hati ku melupakan mu
juga bukan keinginan di diri ini tak ingin bersama mu

Kasih
lihatlah daku terpaku seorang diri
berteman sunyi tanpa arti

Kasih
cinta yg bersemi di hati ini
tiada lain menyayangi mu.
merindukan mu
apa salah nya jika aku melamunkan mu

Kasih
cahaya lilin inilah yang menemani malam ku
ia memberi ku sebuah arti kan kesetiaa nya
serta cinta nya tak pernah mati walau diri nya luluh di makan api

TAKKAN PERNAH CUKUP

Desir angin malam terasa begitu menusukSayup terdengar melodi sang AmorMenguliti tiap helai perasaankuPerlahan tapi pasti,aku terhayut dalam buaianBeribu bintang di angkasa bersaksiBulanpun terpaku menatap hatikuSuara-suara kecil melengapi sebuah melodiLangit malam menemanikuMelukis indah rona wajahmuMenghiasi asaku dalam penantianPenantianku akan hadirmuAndai bintang-bintang bisa berbisikIngin ku titip salam rindukuPada seorang insan terbaring sanaYang berharap dalam keheninganSeluruh isi jagat raya tak kan mampuTak kan cukup membuatku terhiburMembuat melupakan bayang-bayangmuYang terpaku mati dalam hatikuSeribu kata rindu pun tak kan cukupMewakili seluruh isi hatikuSegudang puisi cintaTakkan melegakankuAngin yang membelaikuMenghadirkan aroma tubuhmuMenambah gairah asa dalam mimpikuAndai engkau tauBetapa hati ini merindumuJiwa ini menginginkanmuSeluruh nafas iniTak kan pernah cukup untuk menantikanmuSekalipun air mata ini tlah habisTak kan pernah mampu membawamu kembali..

LUKISAN HATI

Aku ingin pulang kepada hati yg kucintai
tapi aku harus menunggu,
di setiap heningku tak pernah lelah kau menemaniku
walau itu hanya bayang-bayang senyummu yg bila kusentuh senyum itu pergi

Di setiap matahari pergi, s'lalu saja terlihat saat kau berpaling dan berjalan meninggalkanku
aku ingin bertahan untuk orang yang kucintai
karena kupikir tak mungkin hanya sebatas ini cintaku

Kunikmati kesepian-kesepian ini
dengan nada, dengan mimpi, juga dengan kenanganmu
biar saja rindu ini hidup di dasar hati
menunggu sampai waktu yang panjang menegurnya
sampai ia menemui apa yang ia inginkan, apa yang ia rindu

Telah kubingkai namamu, lihatlah sangat indah di dalam hati
dan perpisahan ini tak mampu merusaknya sama sekali
suatu hari nanti jika kita bersatu lagi, kan kubacakan puisi ini untukmu
dan jika tidak, kan kubacakan sajak ini pada matahari di senja hari, atau pada bulan yang s'lalu menanti ...
ini hanya sekedar lukisan hatiku saat ini, dan entah seperti apa di suatu hari  


SOBATKU

Sobat
setalah kegagalanku ini
apakah kau masih menganggapku ada?
setelah semua kesalahnku membuat cerita kita berakhir berbeda
masihkah kau mempercayaiku?

Sobat
saat esok tak lagi bersama
masihkah aku dalam ingatanmu
ataukah memori kita akan kau format kembali?
sobat
aku butuh jawabmu

Sobat
setelah tertawa bersama
stetelah berderai air mata
apakah kegagalanku akan membuat semuanya hambar?
sobat
jawab tanyaku

Sobat
masihkah kau menjadi sobatku?
sobat
apakah cerita kita terbatas waktu?

Sobatku
yakinkan diriku
akankah kau tetap sobatku
bahkan saat kita tak lagi bersama?


RINDU YANG TAK BERUJUNG

Kabut hitam terkatup membisu
Menawan Rembulan yang pucat pasi
Sementara Sepi menghimpit sunyi ………
Lahirkan guratan guratan perih di hati

Aku semakin tak berdaya
Terpinggirkan oleh ribuan rasa sepi
Dan Jiwaku menggigil……
Tenggelam dalam putaran tanpa akhir

Batinku menghamba…
Pada bayang bayang tanpa makna
Pada lentera yang mulai redup
Dan rindu yang tak berujung

Kini aku kembali disini…..!
Di pelabuhan terakhir saat kau pergi
Dan aku akan tetap disini
Hingga kau kembali…..!

KEHENINGAN RINDU

Rintik hujan menggema suara getirkan jiwa...
Hembusan angin membelai sukma terbangkan aku berada disisinya...

Kau tersenyum dalam hayalku...
Kau mendekapku dalam bayangku nan sendiri...
Kau dekat, tapi jauh... sekali

Terkadang konyol ku menari-nari
Aku ingin menjadi dokter yang menyembuhkan hati rindu...
Menyuntik cairan anti virus kegundahan ego

Diamku yang ramai...
Bayang hati mu yang damai...
Semakin menyiksa ingin di dekat mu...

Kinilah keheningan rindu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar